khayalan

Terkadang masih sering berkhayal

Menjadi seorang pegawai kantoran, dengan dandanan baju yang modis, memiliki kubikel sendiri, bekerja di ruang yang dingin, serius bekerja dengan diiringi musik lembut, atau sedikit tersenyum mendengar banyolan penyiar dari siaran radio

Menjadi programmer dengan penampilan tomboy, kaos oblong, celana jeans dan sepatu kets yang feminim, duduk seenaknya di meja kerja, mengerjakan proyek2 dengan deadline yang seru, kemudian ketika ikut presentasi akan berubah penampilan menjadi programmer yang cantik, bersolek dan bersepatu hak tinggi

Menikmati pagi yang menyegarkan di dapur, dengan secangkir lemon tea, musik lembut yang mengalun melalui earphone di telinga, sebelum memulai rutinitas pagi di dapur, menyiapkan sarapan untuk suami dan anak2

Setiap bulan bisa menyisihkan gaji untuk orang tua tersayang, membelikan banyak hal untuk keponakan-keponakan, berbagi bahagia dengan saudara-saudara

Bertemu keluarga besar setiap bulan, bulan ini di rumah mbak E, bulan depan di rumah mbak I, bulan depannya di rumahku, dengan mengundang ayah ibu tentunya, ah pasti menyenangkan

Ah, tapi itu semua hanya khayalan

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.