keinginan ibu

ketika satu persatu hal yang kau inginkan mendekat

Alhamdulillah

kalimat diatas adalah cuitan pagi hariku di Twitter, kemudian kulanjutkan pekerjaan di dapur, ngerjain PR dari lanang, bikin siomay. Sambil masak aku berpikir, jangan-jangan orang baca twitku tadi berpikir aku sombong, karena pamer2 keinginannya terpenuhi, langsung banyak2 istighfar dan mikirin banyak kata yang mau kutuliskan untuk menjelaskan, sebenarnya maksudku apa

Menjadi seorang ibu rumah tangga bukanlah hal yang mudah, apalagi berkenaan dengan keinginan2 yang memerlukan uang, karena aku tidak punya penghasilan sendiri yang bisa digunakan seenak hati, mentok2nya minta suami, jadi kebanyakan pengen punya ini itu pengen ikut kelas ini itu yang sifatnya ga terlalu penting cukup disimpan di hati saja, kalaupun keinginan2 itu mendekat dan terwujudkan tanpa pernah sekalipun terucap meminta ke suami, maka itu adalah sebuah keistimewaan bagiku sebagai seorang ibu rumah tangga tanpa penghasilan sendiri

jadi bukannya sombong, itu hanya ungkapan syukurku, dan mungkin bisa menjadi inspirasi untuk ibu2 rumah tangga yang lain, bahwa kita bisa punya keinginan2 yang mungkin sulit terwujudkan dengan keadaan kita yang tidak punya penghasilan sendiri, tapi kita tetap harus percaya bahwa Allah bisa mewujudkan apapun itu yang menurut pikiran manusia tidak mungkin

Ada cerita lain tentang keinginan ibu rumah tangga, Ada seorang yang bisa menjadi dosen di salah satu universitas terkenal di Jakarta, padahal ibu itu tidak lulus kuliah karena menikah dan mengurus anak, tidak tanggung2 dalam mengurus anaknya, tiga anaknya homeschool semua, langsung diajari ibunya. Dan di suatu kesempatan dia diundang mengajar satu kelas desain, hal yg selama ini dia tekuni ketika mengajari anaknya di rumah

cerita lain ada seorang ibu yang resign dari pekerjaannya di kantor untuk mengurus anak di rumah, sambil mengurus anak dia membuat ilustrasi tentang keseharian ibu dan anaknya, dan berkat ini dia bisa diundang ke acara di luar negeri. Satu hal yang selama ini dia percaya bahwa bisa ke luar negeri karena pekerjaannya yang dulu, bukan dengan menjadi ibu rumah tangga

yakinlah bahwa kita bisa saja punya keinginan, Dan menunggu bagaimana Allah akan menunjukkan jalan mewujudkanya

jadi ingat kata bu Septi, be professional rezeki will follow

Mungkin dengan menjadi ibu yang professional, maka rezeki2 yang berupa keinginan yang tidak mungkin terwujudkan itu akan terwujudkan

dan ini adalah wujud syukurku untuk hal2 yang sepele sampe yg besar, bisa beli alat pel yg dipengeni, di rumah terpasang ftth, bisa ikut kelas tahsin, dan insyallah bisa ikut kelas baru satu lagi, dan hal2 ini mendekat dengan sendirinya setelah bersabar menunggu sekian lama

Alhamdulillah Alhamdulillah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: